Pesan Maulana Hashim anak Maulana Shamim, Rah.a Mohon Disebarkan Karena Kakaknya Perempuan Berada Di Medan

Table of Contents

Jakarta, Sinarpost.id

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga Anda semua dalam keadaan sehat wal afiat dan senantiasa sibuk dalam usaha agama. Semoga Allah Ta‘ala setiap saat dan setiap waktu menyibukkan Anda sepenuhnya dalam usaha agama, dan semoga Allah mengambil dari Anda semua pekerjaan dakwah di seluruh dunia.

Sesungguhnya usaha dakwah yang agung ini adalah usaha yang sejalan langsung dengan usaha para Nabi ‘alaihimussalam. Dengan membawa usaha inilah ayahanda kami telah berkeliling ke seluruh dunia, dan secara khusus beliau berkali-kali datang ke Indonesia. Dukungan yang diberikan oleh orang-orang Indonesia kepada ayahanda kami tidak ternilai harganya.

Sambutan yang Anda berikan kepada beliau, penghormatan, pemuliaan, penghargaan terhadap nasihat-nasihat beliau, mendengarkan bayan-bayan beliau, serta menyambut ajakan tashkÄ«l beliau sehingga Anda semua, orang-orang Indonesia, berkeliling ke berbagai penjuru dunia—semua itu sungguh luar biasa. Balasan atas semua ini tentu hanya Allah-lah yang mampu memberikannya.

Sebagaimana sabda Rasulullah ï·º bahwa beliau telah menunaikan hak semua orang, namun hak Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu akan Allah sendiri yang menunaikannya. Demikian pula, apa yang telah ayahanda kami lakukan—bagaimanapun keadaannya—namun hak dan balasan bagi orang-orang Indonesia atas apa yang telah mereka berikan kepada ayahanda kami, insya Allah Allah sendiri yang akan membalasnya. Semoga Allah memberikan balasan yang jauh lebih baik kepada Anda semua.

Ayahanda kami selalu menyebut-nyebut Indonesia, selalu, selalu, dan selalu.

Semoga Allah memberikan kepada Anda semua balasan yang sebesar-besarnya dan sebaik-baiknya.

Satu hal terakhir yang ingin saya sampaikan: di Indonesia, tepatnya di Medan, ada kakak perempuan saya, beliau adalah kakak perempuan tertua saya. Saat ini beliau tidak dapat datang ke India karena tidak memiliki visa; visanya telah habis, sehingga sekarang beliau berada di Medan.

Menjadi tanggung jawab Anda semua untuk menyampaikan takziah kepada beliau. Saudara-saudara di Medan, jika memungkinkan untuk mendatangi rumah beliau, mohon berkomunikasi dan berkoordinasi dengan suami beliau, Bapak Fauzi, hubungi mereka, sampaikan takziah, dan berikan penghiburan serta dukungan.

Karena seorang anak perempuan sangat mencintai ayahnya, dan saat ini beliau berada di sana sendirian, tanpa siapa pun yang benar-benar menemani dan memperhatikan keadaannya. Oleh karena itu, ini adalah tanggung jawab Anda semua. Dengan penuh kerendahan hati saya memohon dan meminta agar Anda menyampaikan takziah dan memberikan ketenangan serta penghiburan kepada beliau.

Inilah permohonan dan harapan saya kepada Anda semua.

Jazakumullahu khairan.

Maulana Hasheem Ahmad Azmi

Posting Komentar