Pemburu Babi Hutan, Di Simalungun Aniaya Istri Hingga Tewas Di Tuduh Berselingkuh

Table of Contents

 



Simalungun Sinarpost.id 

Merasa dihianati Sang Istri Berselingkuh Simanjuntak Aniaya Gunakan Martil Hingga istrinya Tewas Mengenaskan Hebohkan Warga Nagori Sipinggan  Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun  Pada Senin pagi (29/06/2026) sekira pukul 09:30 WIB. 


Simpang Haranggaol dihebohkan dengan adanya penganiayaan berat yang dilakukan Erikson Simanjuntak (45) terhadap Istrinya Norma Juwita Tinambunan (34) yang telah memberikan dua orang anak dari hasil pernikahannya selama 4 tahun. 


Sesuai dengan pekerjaannya sebagai Pemburu Babi Hutan tersangka Pelaku yakni Erikson Simanjuntak pulang ke rumah konltrakannya di wilayah Nagori Sipinggan Kecamatan Purba tepatnya tak jauh dari Simpang Haragaol Kabupaten Simalungun 6 bulan sekali. Namun tak disangka saat rasa kangeun berubah murka yang tak terkendali. 


Kasat Reskrim Polres Simalungun,  AKP Wisnugraha Paramaartha, S.T.K., S.I.K., membenarkan hal kejadian dimaksud tersangka sudah diamankan dimako Polres Simalungun satu jam setelah kejadian Jelasnya 


Sementara Tersangka Pelaku penganiayaan Erikson Simanjuntak, yang berhasil dimintai keterangannya oleh awak media ini menyebutkan permasalahan bermula dari pengakuan korban yakni sebagai Istri pelaku yang telah mengakui bahwa selama dirinya berada di tengah hutan berburu hama babi hutan Korban diketahui telah menghianati kepercayaan Simanjuntak dengan berselingkuh dengan PIL. Ujar Erikson Simanjuntak dan hal itu juga mendapat pengakuan dari korban sebelumnya. 


Perlakuan itu pun makin diperparah saat Erikson Simanjuntak pulang setelah enam bulan berada didalam kawasan hutan di wilayah Provinsi Aceh bekerja sebagai pemburu babi hutan, tetapi saat tiba dirumah kontrakannya malah mendapat perlakukan diluar dugaan yakni di usir oleh Korban yakni sang Istri, Adu mulut pun tak terelakan lagi hingga membuat E Simanjuntak gelap mata satu tikaman pisau dapur disusul pukulan martil dibagian kepala mebuat korban terkapar bersimbah darah. Sejumlah warga yang mengetahui adanya kejadian tersebut kemudian melarikan korban kepuskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan medis yang kemudian merujuk korban nya ke Rumah Sakit di wilayah Kota Pematang Siantar namun nyawanya tidak tertolong dalam perjalan Korban pun menghembuskan nafas terakhirnya. 


Sedangkan pelaku penganiayaan, yakni Erikson Simanjuntak setelah korban dibawa warga kemudian meminta pada salah seorang warga untuk menghubungi kantor polisi, Secepat kilat sejumlah personil kepolisian dari Polsek Purba dan Sat Reskrim Polres Simalungun tiba di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Tersangka pelaku menyerahkan diri tanpa perlawanan pada polisi kini tersangka pelaku pun mengaku menyesal atas perbuatannya itu dan siap mempertanggung jawabkan atasctindakannya tersebut. (Tim SJ Sinar Post NKRI/Dani Rachdian)

Posting Komentar