Tim Jurnalist Tour Di Sambut Baik Hi Risan Djailani Kepsek SDN 13 Tolinggula Sekolah Terpencil Di Dusun Pollahua Kondisi Jalanya Sangat Menyedihkan
Gorontalo, Sinarpost.id Berikut ini Laporan tulisan seputar kegiatan Tim Jurnalist Tour Wartawan Pengeliling Indonesia Dengan Motor Honda Revo Risman Katili dan istrinya Ummu Mardiyah utusan Media Nasional Online Sinar Post NKRI Demi untuk melaksanakan tugas Kepentingan Syiar Dakwah Keliling dari Masjid ke Masjid dari Pelosok ke Pelosok untuk Usuli Usuli, Khususi Ulama, Umara, Pelajar dan jumpa umat islam Silaturrahim, dari berbagai Pelosok Desa sampai perkotaan di Indonesia yang hanya Mengharapkan Ridho Allah Swt.
Berikut Ini Tim Jurnalist Tour Risman TL Katili Wartawan Pengeliling Indonesia Dengan Motor Revo Melaporkan dari sebuah Pelosok Posisir Pantai Mulai dari Kec Anggerek, Kec Monano, Kec Sumalata Kec Biau dan Kec Tolinggula Kab Gorontalao Utara.
Setelah itu Tim Jurnalst Tour Sampai wilayah Daerah Perbatasan Sulawesi Tengah kemudian masuk ke pedalaman menyusuri Sungai Perbatasan Palele dan Tolinggula sampai Pelosok terdapat Sekolah SDN 13 Tolinggula di Daerah Terpencil Kepseknya adalah salah satu Penanggung jawab Jamaah Tabligh Hi Risan Djailani S Pd di Dusun Pollahua Desa Tolinggula Pantai yang berbatasan dengan Desa Wumu Daerah Perbatasan Kec Palele Kab Buol Sulawesi Tengah, Kamis, 23 Juli 2026.
Dalam pertemuan itu sangat singkat namun mengandung kesan yang sangat baik di sambut gembira oleh Kepsek Bapak Hi Risan Djailani S Pd sebab Tim Jurnalist Tour saat itu di dampingi oleh seorang Penanggung jawab Jamaah Tabligh dari Halakoh Biau Bapak Saipul Mangale di kenal Ayah ipu dan seorang dalil Sahrund Buo Warga Desa Tolite Jaya.
Sekolah SDN 13 Tolinggula, berada di Pedalaman Dusun Pollahua Desa Tolinggula Pantai kondisi jalanya sangat rusak parah, sekitar 3 KM sangat menyedihkan Rusak parah karena belum di Aspal.
Padahal jalan itu setiap hari Saat waktu belajar di lewati oleh Kepsek Hi Risan Djailani dan guru lainya kondisi jalanya sangat menyedihkan dalam keadaan rusak parah berlubang lubang, turun naik gunung bahkan jika di musim hujan, jalanya sangat licin dan berlumpur.
Menurut Kepala Desa Tolinggula Pantai Arifin Wasali SH jalan yang rusak Parah ini diperkirakan sekitar 6 KM sampai tembus ke Perbatasan Desa Wumu Kec Palele Kab Buol Sulawesi Tengah.
Untuk itu Kades Arifin Wasali SH, berharap kepada Bapak Bupati Buol dan Bapak Bupati Gorontalo Utara kiranya dapat membantu untuk Pengaspalan jalan itu sebab yang melawati memanfaatkan jalan itu, bukan hanya masyarakat Desa Tolinggula Pantai tapi juga Warga Masyarakat Desa Wumu Kec Palele Kab Buol.
Kades Tolinggula Pantai lebih lanjut mebjekaskan, di dalam rangka untuk memperlancar pelayanan kepada Masyarakak, maka sangat diperlukan sebuah organisasi pemerintahan tersturuktur Contoh Pemerintahan Desa Tolinggula Pantai, Kades Arifin Wasali SH, Sekdes Yulusta Muda SH, Kasi pemerintahan Fadlin Wente, Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan Isnawati Mangopa, Kaur umum dan Perencanaan indriyani Harun, Kaur Keuangan Haryati Damalu, Kadus Sakulati Romi Pauba, Kadus Oyile Zulkarnain Saka, Kadus Kotajin Sahara Mansur, Kadus Alawahu Risna Labagu, Kadus Pollahua Rahmat Rivai.
Setelah Tim Jurnalist Tour selama 40 Hari berada di Kab Gorontalo Utara dan mengunjungi berbagai Pelosok, mendapat ilham Petunjuk menulis sebuah sejarah para Leluhur Wali Wali Allah Para Sultan Kerajaan penyebar Agama islam di Gorontalo.
Tulisan ini tidak ada kepentingan tapi murni hanya demi untuk Syiar Agama islam dan mengenang menghargai jasa para Leluhur raja raja islam Sultan Pejuang pejuang Agama islam Di Gorontalo apalagi sebuah filsofat mengatakan Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang menghargai Sejarah makanya tulisan ini dengan mengangkat sejarah husus Sultan Botutihe raja islam penyebar Agama islam yang berawal dari pertemuan Tim Jurnalist Tour dengan dua orang Tokoh Agama dan tokoh Pendidik Asn kakak Beradik di Kecamatan Tolinggula pada Hari Rabu, 22 Juli 2026 Yaitu bertemu pertama dengan Bapak Pilhan Botutihe S Pd M Pd dikediamanya di jalan Trans Desa Tolinggula Pantai.
Pertemuan Tim Jurnalist Tour dengan Bapak Pilhan Botutihe tak terduga sedidikitpun dan tak saling kenal waktu itu, dan pertemuan itu berlansung sangat singkat hanya mau bertanya Rumah ibu Sartin Ali yang juga Pensiunan Guru Asn terakhir sebagai Pengawas yang sudah saling Komunikasi Via Telphon dengan istri Tim Jurnalist Tour Ummu Mardiyah dan ternyata ketika itu, Bapak Pilhan Botutihe adalah adik ipar dari ibu Sartin Ali dan ternyata Bapak Pilhan Botutihe M Pd adalah Korwil Dinas Pendidikan Kec Tolinggula sejak Tahun 2023 sampai dengan sekarag.
Pertemuan kedua malamnya dengan Bapak Syahrin Botutihe S Pd Mantan Camat Tolinggula pada Tahun 2024 yang juga Pensiunan Guru sampai itu, Tim. Jurnalistour mengenang Jasa Pengabdian seorang Tokoh PNS Birokrat sejati DR Hc Hi Medi Botutihe SE yang Tim Jurnalist Tour Kenal sangat baik Hatinya Mulai dari saat Sekda Kab Gorontalo Pada Tahun 2003 Sd Tahun 2008 bahkan sampai terpilih menjadi Walikota Gorontalo Dua kali Periode Selama 10 Tahun sejak 2008 Sd 2019.
Demikian juga anaknya Sila N Botutihe adalah Wanita Karir, Asn Penuh Prestasi ikut jejak Ayahnya DR Hc Hi Medi Botutihe SE yaitu Sila N Botutihe Pernah di percayakan di angkat menjadi Penjabat Bupati Gorontalo Utara Pada Tahun 2024.
Karena sesungguhnya Profesi Guru itu, sungguh sangat mulia jasanya tiada tarah pehalanya sungguh sangat besar mengalir sepanjang masa sebuah Amalan Lautan dan bahkan Asbab ilmu pendidikan yang di ajarkan oleh para Guru kepada muridnya dan akhirnya dunia yang gelap gulita menjadi Alam yang terang Menerang sumbernya hanya satu yaitu berasal dari Guru atas Pengorbanan para guru di sekolah sekolah dari berbagai pelosok Daerah terpencil sebagaimana Pengorbanan Nabi Kita Nabi Besar Mohammad Saw sehingga Agama islam ini tersebar keseluruh Alam.
Ini berarti keturunan Sultan Botutihe menyebar ke Barbagai Pelosok Daerah seperti ini ada yang di Gorontalo Utara Mulai dari Kwandang Sampai Tolinggula Daerah Perbatasan Bahkan ada juga sampai Buol, Palu Sulawrsi Tengah dan ada juga di Atinggola sampai Bolmut Sulawesi Utara.
Selain itu ada juga terbanyak di Kab Bone Bolango Mulai dari Molibagu, Pinolosian, Kotamobagu Kab Bolaang Mongondow bahkan sampai ke kota Manado Sulawesi Utara inilah contoh tokoh tokoh Kerjaan islam Penyebar Agama Islam sesuai yang di Contohkan Nabi kita Nabi Besar Mohammad Saw.
Berikut ini sekilas tulisan pentingnya Dakwah Keliling Khuruj Fissabbilillah keluar dijalan Allah Mengorbankan Harta dan diri kita sesuai dengan Perintah Allah Swt yang di wajibkan kepada semua umat islam baik laki laki dan Perempuan.
Sebab ini Dakwah Bukan Milik Satu Tokoh, tetapi Warisan Nabi untuk Seluruh Umat Islam, Suatu ketika, Syaikh Muhammad Yusuf Al-Kandahlawi rahimahullah, penulis Kitab Hayatus Sahabah, ditanya mengapa beliau tidak menulis sebuah buku khusus yang menjadi pedoman baku dalam kerja dakwah.
Beliau menjelaskan bahwa dakwah ini bukan untuk mengajak manusia mengikuti dirinya, melainkan mengajak seluruh umat islam agar kembali mengikuti petunjuk Rasulullah, dan jejak para sahabat radhiyallahu 'anhum. Karena itulah beliau menyusun buku kitab Hayatus Sahabah, agar seluruh umat islam, dapat mempelajari bagaimana Rasulullah dan para sahabat berdakwah, berkorban, dan menghidupkan agama sebagaimana dicontohkan Nabi Mohamnad Saw
Ungkapan yang sama juga sangat berkesan datang dari Syaikh Maukana Saaed Ahmad Khan rahimahullah. Ketika ditanya, "Di mana bukumu?" beliau menjawab:
"Bumi adalah lembaran kami, dan kaki kami adalah pena kami. Artinya Dakwah khuruj ini adalah Usaha Gerak dan Pengorbanan menyebar keseluruh Alam.
Sebuah jawaban yang menggambarkan bahwa dakwah khuruj ini, tidak hanya hidup di atas lembaran kertas, tetapi juga melalui langkah-langkah yang terus bergerak di atas bumi menyampaikan agama kepada semua manusia.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang mencintai dakwah, mengamalkannya dengan ikhlas, dan selalu berusaha mengikuti tuntunan Rasulullah serta para sahabatnya tidak memilah milih.
Dakwah Contoh Rasulullah menyatu dengan siapapun berbaur membaur dengan berbagai berbeda beda watak dan profesi seluruh Manusia yaitu Guru berdakwah dengan potensi ilmunya mentaskil mengajak sesama Guru dan Pelajar untuk mengamalkan Agama secara Sempurna keluar di jalan Allah.
Pedagang menggunakan petensi Perdaganganya untuk mentaskil mengajak sesama Pedagang untuk Mengamalkan Agama Secara Sempurna, Polisi berdakwah dengan Potensinya Polisinya mentaskil mengajak sesama Polisi untuk mengamalkan Agama Secara Sempurna.
Petani menggunakan Potensinya sebagai Petani mentaskil mengajak sesama Petani untuk mengamalkan Agama Secara Sempurna keluar di jalan Allah.
Demikian seterusnya seperti mulai dari Pemulung, Tukang, Nelayan, Wartawan, dan kalangan Elit mulai dari Eksekutif Pemerintahan, Yudikatif Para Penegak Hukum, Legislatif para Politisi semuanya menggunakan potensinya masing-masing untuk mentaskil mengajak orang orang untuk mengamalkan agama secara sempurna yaitu Khuruj Fissabbillah Keluar di jalan Allah mengorbankan diri dan Harta sesuai Perintah Allah Swt.
Semoga kita semua Istigomah dalam Dakwah, Dakwah sampai mati, mati matian dalam Dajwah, Dakwah sampai Hari Kiamat hanya mengharapkan Ridho Allah Swt. Aaamiiin Yra.(Tim Sinar Post NKRI 09).

Posting Komentar